PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS POTENSI LOKAL MENUJU DESA MANDIRI DI KECAMATAN SINDUE TOMBUSABORA

  • Ahsan Mardjudo Universitas Alkhairaat Palu
  • Asrawaty Asrawaty Universitas Alkhairaat Palu
Keywords: Pemberdayaan Masyarakat, Potensi Lokal, Sindue Tombusabora

Abstract

Tujuan Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui olahan potensi lokal di 2 Desa di Kecamatan Sindue Tombusabora, dengan terbangunnya 4 kelompok home industri sebagai sasaran pembinaan. Ketidakberdayaan masyarakat dalam mengakses potensi lokal yang melimpah itu disebabkan karena kurangnya pengetahuan,dan ketrampilan serta kurang menguasai teknologi khususnya teknologi tepat
guna (TTG).

Metode yang digunakan adalah kegiatan penyuluhan, pendidikan dan pelatihan, serta demo pembuatan aneka produk yang berasal bahan baku perikanan dan pertanian. Selain itu menggunakan pendekatan learning by doing melalui kelompok home industri yaitu belajar sambil bekerja dan berusaha.

Melalui program KKN-PPM ini dikembangkan usaha home industi yang berbasis potensi lokal yang difokuskan pada pengolahan hasil perikanan. Kelompok home industri mendapat sentuhan program KKN-PPM sehingga dapat berdaya, karena terjadi transfer pengetahuan, keterampilan, dan teknologi khususnya TTG. Sentuhan Program KKN-PPM kelompok mitra mampu mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang bernilai ekonomis. Sentuhan yang diberikan adalah pendidikan dan pelatihan, serta penguasaan teknologi berbasis TTG. Pengembangan pengetahuan, ketrampilan dan penguasaan teknologi masyarakat mampu mengakses potensi yang ada di lingkungan. Sehingga dapat menambah pendapatan keluarga menuju masyarakat sejahtera dan mandiri, melalui pengolahan hasil perikanan yaitu abon ikan dan bakso ikan serta pengolahan hasil pertanian yaitu minyak tahan simpan.

Author Biography

Ahsan Mardjudo, Universitas Alkhairaat Palu

Tujuan Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui olahan potensi lokal di 2 Desa di Kecamatan Sindue Tombusabora, dengan terbangunnya 4 kelompok home industri sebagai sasaran pembinaan. Ketidakberdayaan masyarakat dalam mengakses potensi lokal yang melimpah itu disebabkan karena kurangnya pengetahuan,dan ketrampilan serta kurang menguasai teknologi khususnya teknologi tepat
guna (TTG).

Metode yang digunakan adalah kegiatan penyuluhan, pendidikan dan pelatihan, serta demo pembuatan aneka produk yang berasal bahan baku perikanan dan pertanian. Selain itu menggunakan pendekatan learning by doing melalui kelompok home industri yaitu belajar sambil bekerja dan berusaha.

Melalui program KKN-PPM ini dikembangkan usaha home industi yang berbasis potensi lokal yang difokuskan pada pengolahan hasil perikanan. Kelompok home industri mendapat sentuhan program KKN-PPM sehingga dapat berdaya, karena terjadi transfer pengetahuan, keterampilan, dan teknologi khususnya TTG. Sentuhan Program KKN-PPM kelompok mitra mampu mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang bernilai ekonomis. Sentuhan yang diberikan adalah pendidikan dan pelatihan, serta penguasaan teknologi berbasis TTG. Pengembangan pengetahuan, ketrampilan dan penguasaan teknologi masyarakat mampu mengakses potensi yang ada di lingkungan. Sehingga dapat menambah pendapatan keluarga menuju masyarakat sejahtera dan mandiri, melalui pengolahan hasil perikanan yaitu abon ikan dan bakso ikan serta pengolahan hasil pertanian yaitu minyak tahan simpan.

Published
2019-08-02
Section
Articles