Muhammad Gulom, Fachrudin PEMBERDAAYAAN MASYARAKAT MELALUI LIFE SKILL UNTUK MENGEMBANGKAN HOME INDUSTRI SUATU UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATA DI DESA RAWAN KONFLIK DI KECAMATAN TANANTOVEA

Potensi Lokal, Home Industri, Pengembangan Keterampilan dan Pendapatan Masyarakat

  • admin admin

Abstract

Desa Wombo Induk, dan Wombo Kalonggo, Kec. Tanantovea, Kab. Donggala merupakan desa rawan konflik. Konflik horisontal ketiga desa tersebut terjadi karena rendahnya pendapatan ekonomi masyarakat dan tingginya pengangguran. Oleh sebab itu program KKN-PPM orientasinya untuk Peningkatan pendapatan masyarakat dan kegiatan yang dapat menyerap tenaga kerja sehingga pengangguran berkurang. Pelaksanaan KKN-PPM ini direncanakan selama 2 Bulan dengan melibatkan 60 mahasiswa dan dua dosen pembimbing, serta lembaga mitra dari LP3M Sulteng. Metode pelaksanaannya dilakukan melalui metode penyuluhan, demo, dan praktek. serta pendampingan LP3M baik pada saat program ini berlangsung maupu pada paska program yaitu selam 8 bulan, sehimgga kegiatan ini bisa kerkelanjutan Sasaran dari prograk KKN PPM ini adalah masyarakat yang berpendapatan rendah untuk untuk dikembangkan kelompok home industri yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan dapat menyerap tenaga kerja sehingga pengangguran teratasi. Program KKN-PPM ini berorientasi pada potensi lokal sehigga bahan baku tidak bermasalah. Adapun kegiatan akan dikembangkan adalah yaitu pengolahan potensi bawang, kelapa dam sampah kulit coklat. Dengan sentuhan teknologi Tepat Guna (TTG) maka olahan bawang akan diolah menjadi stik bawang, kripik bawang, kopi bawang dan bawang goreng yang berkualitas. Sedangkan kelapa akan diolah dari lidinya menjadi aneka kerajinan lidi kelapa dan kulit coklat dibuat pupuk organik. Inilah keluaran dari program KKN-PPM yang dapat meningkatkan pendapat masyarakat dan dapat pula menyerap tenaga kerga sehingga konflik tidak dapat terulang lagi.

Published
2018-08-17