Zulkaidhah, Muslimin, A Hafid BUDIDAYA TANAMAN HIAS ANGGREK SEBAGAI UPAYA KONSERVASI ANGGREK SULAWESI TENGAH

Anggrek, Kultur Jaringan, Vegetatif, Produksi

  • admin admin

Abstract

Sebagai tanaman hias, anggrek termasuk dalam keluarga Orchidaceae, adalah tanaman paling beragam di dunia dan memiliki harga jual sangat tinggi dibandingkan dengan tanaman hias lainnya. Kualitas anggrek mengarah pada bisnis prospektif di mana mereka dapat dipasarkan dalam bentuk tanaman pot dan floristry. Sekitar 35.000 spesies anggrek dan ribuan hibrida anggrek telah dicatat. Diperkirakan sebanyak 203 spesies berisiko tinggi punah karena perusakan habitat dan konversi hutan. Studi ini bertujuan untuk melakukan konservasi anggrek, khususnya spesies yang terancam punah, mengingat bahwa sistem bisnis yang berlaku di Sulawesi Tengah adalah dengan langsung memotong bunga di zona hutan. Selain itu, upaya untuk menyediakan program pembibitan di Kota Palu dengan mempromosikan metode perbanyakan anggrek serta inovasi dalam pemasaran anggrek hias. Pelaksanaan program ini secara khusus ditargetkan untuk menghasilkan bibit anggrek secara cepat dan masif serta mendapatkan sifat unggul agar dapat memenuhi permintaan tanaman hias. Hal ini disibukkan pada spesies dengan permintaan tinggi, nilai estetika, dan berharga, termasuk: Phalaenopsis celebencis, Bulbophyllum echinolabium, Gramatophyllum stapeliiflorum, Vanda sp., Coelogyne celebensis dan Cymbidium sp. Perbanyakan vegetatif menggunakan metode in vitro melalui kultur jaringan dilakukan dalam program ini, yaitu stek dan pemisahan rumpun. Hasilnya adalah 110 pot bibit anggrek dari berbagai spesies dan ketersediaan media untuk kultur jaringan. Produksi termasuk 800 bibit dalam bentuk pot bunga dan sekitar 100 botol dalam bentuk botol benih (kultur jaringan) untuk 2-3 bulan aklimatisasi berikutnya, di mana setiap botol dapat menghasilkan 10 anakan. Selanjutnya, sistem pemasaran dimulai dengan melakukan kemitraan dengan beberapa pembibitan di Kota Palu, instansi pemerintah, sektor swasta dan juga individu untuk hobi, serta dengan menyelenggarakan pameran skala lokal. Dalam program ini, produk terdiri dari kultur jaringan tanaman dalam botol, bibit berumur 4-5 bulan dan bibit dari pemisahan rumpun / stek.

Published
2018-08-17